Jumat, 30 Oktober 2015

TIPE-TIPE VARIABEL

1. VARIABEL BEBAS (INDEPENDENT VARIABEL) 

Variabel bebas merupakan variabel stimulus atau variabel yang memepengaruhi variabel lain. Variabel bebas merupakan variabel yang variabelnya diukur , dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungannya dengan suatu gejala yang diobservasi.
Pada contoh diatas, "warna" adalah variabel bebas yang dapat dimanipulasi dan dilihat pengaruhnya terhadap "minat beli" , misalnya apakah warna merah sepeda motor dapat menimbulkan minat beli konsumen terhadap sepeda motor tersebut.

2. VARIABEL TERGANTUNG (DEVEDENT VARIABEL)

Variabel tergantung adalah variabel yang memerikan reaksi/ respon jika dengan variabel bebas. Variabel tergantung adalah variabel yang variabelnya diamati dan diukur untuk menentukan pengaruh yanf=g disebabkan oleh variabel bebas. Pada contoh pengaruh warna terhadap minat beli sepeda motor, maka variabel tergantungnya ialah "minat beli".Seberap besar pengaruh warna merah terhadap minat beli konsumen terhadap sepeda motor tersebut.

3. VARIABEL MODERAT (MODERATE VARIABEL)

Variabel moderat adalah variabel bebas kedua yang sengaja dipilih oleh peneliti untuk menentukan apakah kehadirannya berpengaruh terhadap hubungan antara variabel bebas pertama dan variabel tergantung. Variabel moderat merupaka variabel yang variabelnya diukur, dimanipulasi, atau dipilh oleh peneliti untk mengetahui apakah variabel tersebut mengubah hubungan antara variabel bebas dan variabel tergantung.

4. VARIABEL KONTROL (CONTROL VARIABEL)

Dalam penelitian peneliti selalu berusaha menghilangkan atau menetralkan pengaruh yang dapat menggangu hubungan antara variabel bebas dan variabel tergantung.Suatu variabel yang pengaruhnya akan dihilangkan disebut variabel kontrol. Variabel kontrol didefenisikan sebagai variabel yang variabelnya dikontol oleh peneliti untuk menetralisasi pengaruhnya.Jika tidak dikontol variabel tersebut akan memepengaruhi gejala yang sedang dikaji.

5. VARIABEL PERANTARA (INTERVENING VARIABEL)

Variabel perantara bersifat hipotetikal artinya secara konkrit pengaruhnya tidak kelihatan, tetapi secara teoritis dapat memepengaruhi hubungan antara variabel bebas dan tergantung yang sedang diteliti. oleh karena itu , variabel perantara dapat didefenisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan variabel yang sedang diteliti tetapi tidak  dapat dilihat, diukur, dan dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel bebas dan variabel moderat terhadap gejala yang sedan ditelit.

SKEMA HUBUNGAN VARIABEL